Sekolah Sigap Bencana, BNPB dan SMKN 1 Bayah Jalin Kerjasama

Bayah– Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan sosialiasi Desa Tangguh Bencana (Destana) tsunami bersama tim ekspedisi dan telah menyasar 512 desa di 24 kabupaten/kota. Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat lebih siap dalam menghadapi bencana tsunami. (Senin, 12/8/2019)

 

BPNB sebagai lembaga negara yang bertugas untuk mengoordinasikan upaya penanggulangan bencana, membuat langkah untuk melindungi masyarakat berisiko yang berada di desa/kelurahan tersebut. Ekspedisi ini juga melibatkan lima unsur (pentahelix), yaitu pemerintah, akademisi, masyarakat, lembaga usaha, dan media.

 

Ekspedisi ini terbagi dalam empat segmen, yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Banten, yang masing-masing segmen diikuti 200 orang. Dari target 518 desa, hanya tercapai 512 desa yang berhasil disosialisasikan tentang kesiapsiagaan dan potensi tsunami, termasuk diwilayah bayah.

 

Diketahui, wilayah Bayah terkena dampak dari gempa yang episentrum terjadi di kecamatan sumur banten, kegiatan ini dilakukan di SMKN 1 Bayah sebagai upaya mitigasi dan edukasi untuk meminimalisir korban akibat gempa dan tsunami.

 

Firda selaku Waka. Humas SMKN 1 Bayah menjelaskan “Upaya kerjasama dilakukan dengan berbagai pihak termasuk BNPB sebagai upaya mitigasi kepada peserta didik dilingkungan SMK Negeri 1 Bayah, umumnya di masyarakat Bayah.”

 

“Selanjutnya, SMKN 1 Bayah terus berkembang untuk menjadi sekolah sigap bencana untuk meminimalisir kejadian yang terjadi pas dan pasca gempa.”Ujar Firda.

 

Kegiatan ini diharapkan menjadi kegiatan yang berkesinambungan baik SMKN 1 Bayah maupun BNPB selaku pihak terkait untuk mengedukasi kegiatan mitigasi bencana di wilayah bayah.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *